Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Budidaya Udang Hias Warna Warni


Udang hias saat ini sedang diminati. Sebagai hewan peliharaan untuk mempercantik aquarium. Dengan warna warni yang unik dan cerah dan mudah dirawatnya menjadi banyak yang menyukainya. Untuk harga bervariasi tergantung jenisnya, mulai dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah.

Udang hias disebut udang hias warna warni karena memang memiliki warna warni yang cerah seperti merah, hitam, biru, dan kuning. Warna warni ini yang menarik sehingga udang hias banyak dijadikan hewan pengisi aquarium atau aquascape berdampingan dengan jenis ikan hias lainnya.

Habitat udang hias ada yang di air tawar dan air laut. Mereka hidup di dasar air yang berpasir dan suka bersembunyi di dalam bebatuan atau di belakang tumbuhan air.

Permintaan kebutuhan udang hias semakin meningkat baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Rata-rata kebutuhan per bulan bisa sampai ratusan ribu ekor.

Anda bisa ikut andil dalam memenuhi kebutuhan ini dengan cara membuat usaha udang hias warna warni. Budidaya udang hias warna warni tidak susah dilakukan dan bisa dibuat dengan tempat terbatas dan modalnya pun relatif terjangkau.

Untuk anda yang ingin membudidayakan udang hias jenis air tawar ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :

Wadah penampungan pemeliharaan udang hias

Wadah ini bisa dibuat dari aquarium kaca, kolam atau bak semen, styrofoam. Wadah ini harus dibuat mirip dengan habitat asli udang hias.

Dasarnya diberi lapisan pasir malang dan kerikil besar dan diberi tambahan tumbuhan air. Fungsi pasir malang adalah sebagai dasar pijakan udang karena udang memang hewan yang hidup didasar air. Kerikil besar dan tumbuhan sebagai tempat bersembunyinya udang hias.

Wadah berbentuk lebar atau panjang dengan ketinggian yang tidak terlalu tinggi. Tingkat keasaman dan suhu air harus diperhatikan. Harus sesuai dengan jenis udang yang anda budidayakan.

Pemilihan jenis udang

Anda bisa mencari referensi jenis udang hias apa yang paling banyak digemari. Cari indukannya yang sehat dan bagus. Indukan udang di satukan dalam wadah yang sudah siap diisi udang hias. 

Jangan terlalu banyak isi udang hiasnya agar mereka leluasa bergerak dan jangan satukan beberapa jenis udang hias dalam satu wadah. Tidak semua jenis bisa hidup berdampingan. Biasanya sekitar satu minggu sudah ada proses pemijahan, dan indukan betina akan bertelur.

Pakan udang hias

Biasanya pakan udang hias berbentuk pellet dan mudah dibelinya. Namun ada juga udang hias yang memakan sayuran maka anda bisa memberinya sayuran seperti bayam. Pemberian pakan bisa dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore hari.

Proses pemisahan indukan bertelur

Jika wadah pemeliharaan cukup besar dan tidak terlalu banyak isinya maka indukan bertelur tidak usah dipindahkan karena ada resiko udang hias akan stress atau telurnya terpisah jika proses pemindahan tidak hati-hati dan tidak tepat.

Namun jika wadah tidak membuat indukan bertelur bergerak nyaman maka sebaiknya dipindahkan ke wadah lain. Gunakan gelas untuk mengangkut indukan udang dari satu wadah ke wadah lain. Lakukan hati-hati.

Proses berkembangnya telur menjadi udang

Setelah sekitar 30 hari telur akan menetas dan berbentuk seperti udang dewasa dalam ukuran mini. Pakan yang diberikan sama dengan pakan udang dewasa.

Proses sortir udang hias

Untuk proses ini dilakukan setelah dua atau tiga bulan usia anakan udang hias. Pilih udang yang berukuran sekitar 1,5 cm untuk dilakukan pembesaran.

Jika udang sudah memenuhi standard untuk dijual maka anda bisa menyalurkannya ke toko-toko ikan hias, di ekspor untuk memenuhi permintaan yang datang dari luar negeri atau bekerjasama dengan supplier eksportir.

Penting sekali untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar udang di budidayakan, selalu mengontrol pH dan suhu air, rutin mengganti air namun jangan langsung dimasukkan ke dalam wadah, harus didiamkan dulu selama tiga hari agar air sesuai dengan kebutuhan udang hias. 

Pemberian pakan pun harus diperhatikan, pilih pakan yang berkualitas bagus dan banyaknya pakan yang diberikan disesuaikan dengan jumlah dan ukuran udang agar cepat besar dan siap untuk dijual.

Ketekunan anda menjalankan usaha udang hias ini menentukan tingkat keberhasilannya. Jangan mudah menyerah dan selalu belajar akan membuat anda tangguh dan tidak mudah berputus asa jika menghadapi kendala. Manajemen keuangan maupun pemasaran juga harus secara detail dan terencana agar anda bisa mengukur keuntungan yang diperoleh dan semakin melebarkan usaha. Semoga bermanfaat.