Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Hitung Hebel Bata Ringan tebal 10cm dan 7,5 cm

Cara Menghitung kebutuhan bata ringan hebel itu cukup mudah dan tidak rumit karena hitungan nya mengacu pada tebal bata ringan itu sendiri.

Paling dominan Di masyarakat, bata ringan dengan ketebalan 10cm dan 7,5cm. Sedangkan panjang nya 60cm dan lebar 20cm. Untuk cara hitung kebutuhan nya bisa simak panduan dibawah ya.

Bata ringan atau hebel saat ini dijadikan material paling efektif dibandingkan dengan bata merah. Selain lebih banyak keunggulan bata ringan hebel juga memiliki kendala dipasaran yaitu banyaknya jenis hebel yang tidak SNI.

Cara hitung Kebutuhan Bata Ringan Hebel Tebal 7,5cm

Dalam 1 kubik Bata ringan hebel dengan tebal 7,5cm berisi sebanyak 111 pcs. 1m3 bata ringan tebal 7,5cm ini jika dipasang pada dinding akan menjadi ±13 meter persegi.

Jadi, bata ringan atau hebel dengan ukuran standar panjang 60 cm ; lebar 20 cm dan tebal 7,5 cm untuk setiap kubiknya membutuhkan 111 buah hebel. Sehingga apabila harga per m3 Hebel SNI misalnya Rp. 850.000,00, maka harga perbijinya = 850.000 : 111 = Rp 7.600

Cara hitung Kebutuhan Bata Ringan Hebel Tebal 10cm

Dalam 1 kubik Bata ringan hebel dengan tebal 10cm berisi sebanyak 83 pcs. 1m3 bata ringan tebal 10cm ini jika dipasang pada dinding akan menjadi ±10meter persegi.

Jadi, bata ringan atau hebel dengan ukuran standar panjang 60 cm ; lebar 20 cm dan tebal 10cm untuk setiap kubiknya membutuhkan 83 buah hebel. Sehingga apabila harga per m3 Hebel SNI misalnya Rp. 850.000,00, maka harga perbijinya = 850.000 : 83 = Rp 10.240

Cara Hitung Kebutuhan Hebel tebal 7,5cm Secara Rinci 

Diketahui luas satu buah bata ringan adalah 0,6 m x 0,2 = 0,12 m2. Maka untuk menghitung 1 m3 bata ringan dengan tebal 7,5 cm menjadi berapa meter persegi luasan dinding, tentu saja cukup dengan mengalikan dengan jumlah isi bata ringan dalam setiap kubiknya, yaitu 111,11 buah. Jadi 0,12 x 111,11 = 13,3332 m2 luasan dinding.

Cara Hitung Kebutuhan Hebel tebal 10cm Secara Rinci

Diketahui luas satu buah bata ringan adalah 0,6 m x 0,2 = 0,12 m2. Maka untuk menghitung 1 m3 bata ringan dengan tebal 10 cm menjadi berapa meter persegi luasan dinding, tentu saja cukup dengan mengalikan dengan jumlah isi bata ringan dalam setiap kubiknya, yaitu 83,33 buah. Jadi 0,12 x 83,33 =9,9996 m2 luasan dinding atau dibulatkan menjadi 10 m2.

Dari penjelasan cara hitung kebutuhan bata ringan hebel diatas dapat disimpulkan sebagai berikut:
  • Untuk 1 kubik bata ringan dengan tebal 10 cm dibutuhkan bata ringan sebanyak 83 buah
  • Untuk 1 kubik bata ringan dengan tebal 7,5 cm dibuthkan bata ringan sebanyak 111
Demikianlah cara menghitung kebutuhan bata ringan hebel untuk membuat konstruksi tembok/dinding sehingga akan mempermudah kamu untuk menghitung jumlah hebel yang kamu butuhkan.

Apa Saja Kelebihan Bata ringan Hebel?

1. Proses Pemasangan Lebih Cepat

Bata ringan memiliki sisi yang lebih presisi dan tingkat kerataan permukaan yang lebih mulus.

Hal ini bisa mempercepat proses pengerjaan konstruksi dari sebuah bangunan.

Bobotnya yang sangat ringan juga memudahkan proses pemasangan bata ringan. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih rapi secara maksimal.

2. Finishing Dinding Lebih Mudah

Proses pemasangan yang cepat juga akan membuat proses akhir tahapan pembuatan dinding juga menjadi lebih cepat.

Lain halnya dengan bata konvensional yang memakan waktu lebih lama untuk menghaluskan permukaan dengan semen terlebih dahulu.

Dengan tekstur permukaan yang lebih halus dan rata, bata ringan tidak memerlukan pelapisan yang tebal pada permukaannya.

Bahkan, permukaan bata ringan bisa langsung dicat atau dibiarkan unfinished jika ingin memiliki tampilan dinding ekspos.

3. Bobot yang Ringan

Sesuai namanya, bata hebel mempunya bobot yang lebih ringan dengan bata jenis lainnya. Dengan begitu, beban struktur menjadi lebih kecil.

Hal ini dikarenakan terdapat banyak rongga udara yang terikat di dalamnya. Meski begitu, bata ringan cenderung menyebabkan bangunan yang lebih tahan guncangan lho.

4. Ketahanan Sekuat Beton

Bata hebel cenderung berdaya tahan kuat. Sebab, komposisi bahannya terbuat dari campuran beton. Selain itu ketahanan dan kekuatan bata hebel ini sudah memenuhi standar bahan bangunan anti gempa.

Untuk itu, banyak gedung bertingkat serta pusat perbelanjaan yang menggunakan bata ringan sebagai bahan bangunannya.
 
5. Insulator Suhu yang Baik

Tak hanya berbobot ringan serta berdaya tahan kuat pada sebuah bangunan. Bata ringan juga mampu membuat bangunan secara utuh terlindungi dengan baik.

Pori-pori yang didapatkan dari permukaan bata hebel yang ringan ini mampu menyerap udara panas dari luar ruangan. Hal itu dapat mempertahankan suhu dingin di dalam ruangan.

6. Hemat Biaya Pemasangan

Harga satuan bata ringan memang cenderung lebih mahal dari bata merah.

Namun jika menggunakan bata ringan sebagai bahan untuk membangun rumah, kamu bisa menghemat biaya pemakaian plester sebanyak 50 persen. Hal ini karena proses pemasangan bata ringan lebih praktis dan cepat. Dengan begitu, kamu juga dapat mengurangi biaya harian pekerja bangunan.

7. Kedap Suara dan Air

Karena bentukanya yang solid dan padat juga membuat bata hebel termasuk kedalam material bangunan yang memiliki kualitas kedap suara sehingga mampu menghalau suara bising yang masuk ke dalam ruangan.