Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

6 Kelemahan Usaha Pangkalan Gas elpiji yang Harus anda Pahami

Usaha pangkalan gas elpiji memang cukup bagus karena prospek bisnis ini memiliki pasar yang luas. Hampir seluruh rumah tangga membutuhkan gas untuk aktifitas di dapur maupun mereka yang memiliki usaha.

Namun dibalik itu semua terdapat resiko atau kelemahan yang bisa menimbulkan kerugian. Ancaman kerugian usaha gas elpiji bisa kapan saja dan tak kenal waktu. Itulah poin utama pembahasan kita tentang kelemahan usaha pangkalan gas elpiji.

Pemasok utama tabung gas elpiji ini adalah dari PT Pertamina (Persero) secara langsung. Namun mereka memiliki peraturan tersendiri misalnya anda tidak boleh menetapkan harga sendiri kepada pengecer.
Kelemahan usaha gas elpiji (foto pertamina.com) 
Kelemahan Usaha Pangkalan Gas Elpiji

Jika hal tersebut anda lakukan maka anda akan dianggap nakal dan akan dilakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

Poin di atas adalah salah satu resiko usaha Pangkalan gas elpiji, dan masih banyak lagi resiko lainnya yang perlu anda pahami sebelum memulai usaha tersebut.

1. Petaka Selalu Mengintai

Kelemahan usaha gas elpiji yang pertama yaitu petaka selalu mengintai. Sering kita mendapatkan kabar bahwa pangkalan gas terbakar yang menghanguskan seluruh asset. 

2. Distribusi Kurang Lancar

Kelemahan usaha Pangkalan gas elpiji selanjutnya yang mungkin sering terjadi pada daerah-daerah terpencil adalah distribusi yang Kurang lancar sehingga terkadang tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Faktor yang menyebabkan distribusi ini Kurang lancar adalah seperti cuaca ekstrim atau Ada kendala tersendiri dari pihak Pertamina nya sehingga produksi tabung gas elpiji berkurang

3. Kebocoran Tabung Gas elpiji

Kebocoran yang terjadi biasanya bisa di sebabkan karena cara menurunkan gas dari mobil hanya di lempar sehingga menyebabkan tabung gas saling bertabrakan dan bisa menyebabkan kebocoran.

Kebocoran yang terjadi tentu merupakan kerugian bagi agen karena beratnya akan berkurang dan akan menimbulkan kecurigaan bagi pembeli. Dan hal yang paling fatal yang disebabkan oleh kebocoran ini adalah adanya ledakan bahkan kebakaran pada gudang anda.

4. Adanya Keluhan Masyarakat

Biasanya masyarakat sekitar akan merasa terganggu ketika dilakukan proses bongkar muat karena suaranya yang berisik dan bikin gerah.

Untuk itu lakukan proses bongkar muat tidak pada jam istirahat sehingga masyarakat tidak merasa terganggu.

5. Selalu Khawatir

Kelemahan usaha gas elpiji yang kelima yaitu rasa khawatir selalu timbul. Khawatir jika ada insiden yang tak diinginkan seperti bocor dan terbakar. 

6. Harus Safety (Siaga)

Di samping selalu khawatir, pemilik usaha pangkalan gas mesti selalu siaga sekalipun suasana tenang. Pikiran akan fokus dalam kesiagaan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. 

Para pelaku usaha Pangkalan gas elpiji sebenarnya belum banyak, karena membutuhkan modal yang besar. Selain itu juga bagi anda yang ingin menjadi agen harus mengajukan surat izin usaha sebelum memulai usaha tersebut yang dianggap proses yang terlalu rumit.

Belum banyaknya pelaku usaha gas elpiji tentu menjadi peluang yang sangat menggiurkan dengan keuntungan yang sangat besar.

Yang bisa jadi acuan kita adalah Kebutuhan gas elpiji ini tidak Ada matinya dan hampir setiap rumah sudah menggunakan tabung gas untuk kegiatan memasak karena dianggap lebih praktis dan efisien. Sehingga jika anda menjalankan usaha ini akan selalu berkembang.l meskipun dibayangi rasa khawatir.